Kamis, 28 April 2022

UNTUK MU YANG SEDANG BERJUANG MELEWATI UJIAN-NYA

Mungkin sudah jutaan tetes air mata yang terjatuh, mewakili rasa di dalam hati. Mungkin juga ribuan do’a yang telah kau ucap sia-sia, jutaan waktumu telah terbuang percuma.

Tepat saat kau tahu harapmu telah pupus sempurna. Kau ingin ia mengingat pengorbananmu pun perjuanganmu menemaninya, mendaki meraih mimpi dan membantunya bangkit disaat terjatuh, melebarkan sayapnya agar ia bisa terbang bagai elang yang gagah.

Mengapa kini ia pergi setelah kesuksesan ia dapati? Mungklin itu pertanyaan yang selalu kau tanyakan. Seolah kau ingin ia berfikir bahwa ini semua tak adil bagimu. 

Ia pergi tanpa memikirkan bagaimana kau disini, ia pergi meninggalkan janji dimana ia akan balik berjuang disaat kau semili lagi meraih mimpi. Kau berandai bahwa jika ia bisa sedikit saja untuk bersabar cerita mu dengannya tak 'kan berakhir dan bubar.

Namun nyatanya? semenjak ia berhasil sukses, semenjak itu pula perubahan mulai ia tampakan. Ia selalu membangga-banggakan seakan dirinya pria yang paling tampan. Ia selalu tebar pesona pada setiap tatap wanita. Ah.. ia memang sudah keterlaluan.

Benar kata pepatah lama,
“Kesetiaan wanita diuji ketika pria tak memiliki apa-apa, sementara kesetiaan pria diuji ketia ia telah memiliki segalanya.”
 
Ini sungguh tak adil bagimu!
Jika kaupun rasa begitu, tunggu apalagi untuk menata perasaanmu?

Inilah waktu yang tepat, saat dimana kau mesti pasrahkan semua pada Sang Ilahi Rabbi, meski butuh banyak waktu untuk sembuhkan luka dan menghabiskan banyak cara untuk bangkit lebih kuat dari sebelumnya, percayalah kau mampu melakukannya dengan sempurna, saat kau bersujud dan hijrah. Ya! kelak kau akan tahu jawaban terbaik hanya ada dengan kembali kepada-Nya. :)

Setia Furqon Kholid
Inspirasi buku “Jangan jatuh cinta! Tapi bangun cinta”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar